Nazaruddin Mendadak Amnesia

Nazaruddin Mengaku Lupa Semuanya

MANTAN Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin mendadak amnesia. Ia mengaku lupa semua hal yang berkaitan dengan kasus dugaan suap proyek pembangunan Wisma Atlet untuk SEA Games di Palembang.

Tersangka kasus suap itu juga mengaku sudah lupa atas pengakuannya saat menjadi buron. Anggota Komisi VII DPR itu hanya meminta kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar tidak mengganggu anak dan istrinya.

"Saya minta sama Pak SBY, jangan ganggu anak-istri saya. Saya enggak akan ngomong apa-apa. Saya lupa semuanya. Saya enggak tau apa-apa," tutur Nazaruddin.

Ia menuturkan hal itu kepada wartawan setelah diperiksa selama 2 jam oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, kemarin. Ia tiba di Gedung KPK pada pukul 10.35 WIB.

Saat dibawa petugas dengan tangan terborgol, Nazar yang mengenakan kemeja biru bergaris putih dengan kerah baju berwarna putih dan celana jins hitam itu hanya menunduk. Ia enggan menjawab pertanyaan wartawan.

Ternyata menurut kuasa hukumnya, OC Kaligis, Nazar sudah menyiapkan surat untuk SBY. Dalam surat tertanggal 18 Agustus itu, Nazar mengaku rela dihukum penjara bertahun-tahun--bahkan tanpa proses persidangan--asalkan SBY memberi ketenangan kepada istri dan anak-anaknya.

'Perlu saya jelaskan bahwa istri saya adalah benar-benar seorang ibu rumah tangga yang sama sekali tidak mengetahui apa pun yang berhubungan dengan kepartaian. Saya juga berjanji, saya tidak akan menceritakan apa pun yang dapat merusak citra Partai Demokrat serta KPK demi kelangsungan bangsa ini', tulis Nazar.

Ketika menjadi buron, Nazar berkicau bahwa uang korupsi proyek yang dibiayai APBN mengalir ke pimpinan Partai Demokrat dan elite partai yang duduk di Badan Anggaran DPR. Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum bahkan disebutnya sebagai otak penggarongan.

Nazar juga menyebut uang US$5 juta dan Rp35 miliar yang diangkut dengan mobil boks dipakai untuk memenangkan Anas menjadi ketua umum dalam kongres di Bandung, tahun lalu.

Selain itu, Nazar menuding ada konspirasi untuk menjadikan Chandra Hamzah sebagai Ketua KPK dengan menggunakan uang yang disaksikan Ketua Komisi III DPR Benny K Harman.

Presiden Yudhoyono yang merangkap Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat enggan berkompromi dengan tawaran Nazar.

"Beliau berpesan proses hukum dari Saudara Nazaruddin dijalankan berdasarkan aturan berlaku. Kalau dikatakan mengganggu anak-istri, tidak ada sedikit pun kaitan dengan Pak SBY," kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha.

Masih bungkam

Nazar masih bungkam saat diperiksa. Dalam berita acara pemeriksaan, Nazar mengatakan ia tidak akan memberi keterangan sebelum dipindahkan dari Mako Brimob ke LP Cipinang. Ia juga memohon tidak diborgol.

Kaligis enggan menjawab saat ditanya wartawan apakah Nazar mendapat tekanan di Mako Brimob. "Tanya saja dia. Jangan tanya lagi kenapa. Saya tidak bisa tafsirkan. Nanti jadi polemik," kilahnya.

KPK belum bersikap atas permintaan Nazar. Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto mengatakan pihaknya akan menanyakan langsung kepada Nazar soal keinginan pindah tahanan. Terkait dengan sakit lupa Nazar, Bibit mengatakan yang penting alat buktinya lengkap. [mediaindonesia.com]

Baca Juga :

Posted by damm11 on 19.41. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0

0 komentar for Nazaruddin Mendadak Amnesia

Leave comment

Ada kesalahan di dalam gadget ini

FLICKR PHOTO STREAM

2010 Ada-Sih. All Rights Reserved. - Designed by Damm11